Beberapa negara maju tampaknya sudah mulai berani investasi di Indonesia. Mulailah wakil-wakil negara itu mengirim Technokrat dan Perdana Menteri-nya. Sampailah mereka pada pembahasan perusahaan-perusahaan milik negara (BUMN), yang seharusnya amat menguntungkan itu. Ketika pembahasan sampai kepada industri pesawat terbang (IPTN), tampillah sodara Ilham Habibie untuk presentasi.
Ilham : "Suatu kehormatan bagi kami bisa presentasi di hadapan Bapak-bapak?
Mahattir (Malaysia) : "To the point aja, apa yang saudara banggakan dari IPTN?"
Ilham : "Oke, ternyata kami tidak lagi memproduksi pesawat Yang Mulia, kami telah memproduksi roket (sambil dengan bangga memperlihatkan prototype yang masih anget)."
Tony Blair (Inggris) : "Trus, apa keunggulan roket IPTN ini ?"
Ilham : "Kalo Amerika cuma bisa mendaratkan manusia pertama di bulan, maka Roket kami akan bisa mengantarkan manusia ke matahari !"
Hadirin : "Wow..... !"
Tony Blair : "Eh, eh... sebentar mas..., itu apakah Roket anda nggak kebakar, kalo mendarat di matahari. Khan disana panasss...."
Ilham : "Lho, jangan khawatir Pak, saya dan team sudah dengan cermat memperhitungkan, sehingga Roket kita akan sampai Matahari pada malam hari....
dandan_ksm@yahoo.com
Dikutip dari Jurnal Bogor edisi 29 September 2010
Tampilkan postingan dengan label Nyengir Euy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nyengir Euy. Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 September 2010
Tentu Saja Pesawatnya Akan Terlambat !
Suatu pagi, seorang pria menelepon sebuah perusahaan taski dan mengadu bahwa taksi yang dipesannya untuk mengantarkannya ke bandara belum juga datang. Seorang operator yang menerima telepon itu segera meminta maaf. "Maafkan bila taksi yang Bapak pesan belum sampai." kata operator itu."Tapi, jangan kuatir, Pak. Pesawatnya selalu terlambat."
"Tentu saja hal itu akan terjadi pagi ini." Penelepon itu dengan keras berteriak,"Karena sayalah pilotnya"
zhra.85@yahoo.com
Dikutip dari Jurnal Bogor Edisi 29 September 2010
"Tentu saja hal itu akan terjadi pagi ini." Penelepon itu dengan keras berteriak,"Karena sayalah pilotnya"
zhra.85@yahoo.com
Dikutip dari Jurnal Bogor Edisi 29 September 2010
Langganan:
Postingan (Atom)